Wednesday, April 09, 2008
Punya 2 Blog
Monday, April 07, 2008
Yang Unik di Abad 21

Friday, April 04, 2008
SEBAB IBU MELARANG ANAKNYA MEMAKAI JILBAB


Wednesday, April 02, 2008
Ber-Investasi Yuk

Dikutip dari Wanita Indonesia No 952, 2008
Mas Gozali,
Saya ada simpanan uang sekitar 5 juta. Kalau uang itu ingin saya investasikan, sebaiknya saya investasikan ke mana dan bagaimana caranya? Terima kasih.
NN@email
Jawaban:
Sebenarnya investasi itu apa sih? Gampangnya investasi adalah mengembangkan dana yang dimiliki dalam jangka waktu tertentu untuk mencapai hasil yang telah direncanakan dan tentunya dengan risiko terukur yang sesuai dengan profil resiko Anda. Oleh karena itu, senang sekali saya mendengar Anda berminat untuk menginvestasikan dana 'menganggur' yang dimiliki saat ini pada produk investasi.
Dalam investasi ada dua jenis produk yang dapat dipergunakan. Yaitu produk yang memberikan pendapatan tetap atau biasa disebut dengan fixed income. Contohnya seperti tabungan, deposito, dan obligasi. Kemudian satu lagi adalah produk bertumbuh biasa disebut sebagai growth income, dimana hasil baru akan dapat dinikmati apabila investasi tersebut di uangkan. Misalnya, reksadana, unit linked, saham, property, emas dsb. Nah, masing-masing produk keuangan tersebut memiliki karekteristik yang tentunya juga berbeda-beda.
Namun saran dari saya, sebelum Anda terjun ke reksadana, buatlah suatu rencana atau tujuan keuangan. Misalnya, untuk persiapan pendidikan anak, persiapan dana pensiun, melakukan perjalanan liburan ke luar negeri dan masih banyak lagi. Bahkan hanya mengembangkan dana pun merupakan salah satu tujuan keuangan. Nah setelah itu, tentukan juga lamanya investasi sampai meraih hasilnya. Katakanlah Anda ingin mengoptimalkan dana, selama 10 tahun ke depan dengan nilai tunai nantinya yang akan Anda peroleh adalah senilai Rp 20 juta.
Kemudian, hal yang penting untuk dilakukan adalah memantau perkembangan investasi tersebut.
Sekarang bagaimana caranya kalau mau investasi di reksadana? gampang saja kok. Begini, reksadana adalah produk keuangan yang di kelola oleh Manajer Investasi. Nah, coba Anda buka website www.bapepam. go.id atau www.portalreksadana .com. Nanti disana akan tersedia banyak nama Manajer Investasi dan cobalah untuk mempelajarinya satu persatu. Kemudian, baru Anda hubungi beberapa Manajer Investasi yang sekiranya cocok dengan Anda lalu bandingan masing-masing produk yang mereka tawarkan. Mudah bukan?
Anda ingin kaya dan sejahtera, jangan takut untuk memulainya.
Salam.
Tuesday, April 01, 2008
Formula Bisnis

Halo semuanya, apa khabar ?
Pernah denger bisnis online kan ? bisnis yang gak makan banyak waktu , bisnis yang bisa di kerjakan di rumah, dari kantor ( di waktu senggang tentunya ) ato dari warnet sekalipun, bisnis yang biayanya murah bangetsss...asli..! asal bisa pake komputer dan ngerti internet, kalo yang belum ngerti kursus dulu kali yak..! huehehehee...., tapi kayaknya para blogger dah pada ngerti dech...!
Kalo ke 2 syarat diatas sudah ada, tunggu apalagi, ayo daftarkan segera klik disini http://www.formulabisnis.com/?id=nankoz ,
Formulabisnis@ Apr 2008
Friday, March 28, 2008
Mengatur Keuangan Kita

oleh: Ahmad Gozali
(http://www.perencanakeuangan.com/)
Dikutip dari Wanita Indonesia No 951, 2008
Saya karyawati, single, dan setiap bulan mendapat gaji Rp 2 juta. Saya tinggal bersama orang tua, ke kantor naik angkutan umum 3 kali ganti. Dari kantor dapat uang makan Rp 10 ribu/hari. Pertanyaan saya, sebaiknya berapa yang saya tabung, dan berapa yang bisa saya gunakan untuk bersenang-senang? Terima kasih.
Penghasilan yang Anda terima termasuk hitungan yang cukup besar lho Mbak, apalagi saat ini Anda masih single. Dan lagi, Anda saat ini masih tinggal dengan orang tua dan enaknya lagi Anda masih mendapat tambahan uang makan dari perusahan. Jadi, karena saya yakin kebutuhan Anda saat ini belum terlalu besar daripada nantinya hanya digunakan untuk memenuhi keinginan saja maka seharusnya Anda bisa sisihkan sekitar 50 persen dari penghasilan.

Coba aja kita hitung. Untuk transportasi, saya asumsikan Rp 2000 x 3 kali naik mobil x 2 PP, maka seharinya adalah Rp 12.000. Dikali 20 hari kerja jadi Rp 240.000, saya bulatkan jadi Rp 250.000. Untuk makan siang, saya rasa sudah cukup dengan uang makan dari perusahaan.
Sekarang seberapa besar Anda bisa alokasikan untuk bersenang-senang? Sekali lagi saya senang Anda menanyakan hal ini. Karena dengan adanya alokasi ini, diharapkan Anda dapat mengontrol atau membatasi pengeluaran untuk bersenang-senang. Toh, kita semua orang pun butuh hiburan untuk memulihkan kondisi agar kembali segar untuk bekerja kembali bukan. Untuk itu besarnya bolehlah sekitar 10 persen dari penghasilan bulanan.
Sementara untuk kebutuhan makan sehari-hari tentunya karena masih numpang sama orang tua, tidak akan terlalu memberatkan. Tapi jangan lupa, ikut “nyumbang” juga lho untuk keperluan rumah.

Kalau Rp 1 juta untuk ditabung, Rp 250.000 untuk transport, Rp 200.000 untuk senang-senang, masih ada Rp 550.000 lagi untuk iuran rumah tangga dan keperluan pribadi lainnya.
Lalu, tidak kalah pentingnya adalah mengenai penempatan dana tabungan. enaknya ditaruh dimana ya? Apa ditabung saja? Boleh, ditabung boleh, tapi nggak boleh diambil. Gini aja deh, pertama ada baiknya untuk Anda membuat dana cadangan yang besarnya sekitar 3-6 kali dari penghasilan Anda satu bulan. Dana cadangan itu sebaiknya Anda simpan dalam bentuk sarana investasi yang likuid atau semi likuid (mudah untuk “dicairkan”).
Contohnya seperti deposito atau reksadana pasar uang. Sedangkan kegunaannya lebih kepada hal-hal yang sifatnya mendesak dan membutuhkan uang kas secara cepat. Misalnya, untuk biaya berobat, untuk membantu keluarga apabila ada musibah dan juga digunakan untuk memenuhi biaya hidup apabila Anda kehilangan pekerjaan yang selama ini memberikan penghasilan sampai mendapatkan pekerjaan baru.
Setelah dana cadangan terkumpul, Anda saya sarankan untuk melakukan investasi saja. Ke mana ya enaknya? Banyak sih pilihan sarana investasinya, antara lain adalah dengan membeli emas batangan, reksadana campuran atau saham, dan unitlinked. Pilihan sarana investasi tergantung dari bagaimana profil risiko dan juga tujuan keuangan yang akan Anda capai. Tapi kalau saat ini Anda hanya ingin mengembangkan dana yang dimiliki, maka saya sih lebih sarankan untuk mulai investasi pada reksadana campuran.
Dengan investasi ini, diharapkan Anda akan mendapatkan passive income yang besar nilainya sehingga segala kebutuhan hidup Anda bisa terpenuhi hanya dengan mengandalkan hasil yang diperoleh dari investasi. Jadi, Anda nantinya tidak perlu bersusah payah mencari uang untuk menghidupi keluarga Anda, cukup penghasilan dari dana passive income tersebutlah Anda memenuhinya.
Demikian semoga memberikan pencerahan kepada Anda. Selamat berinvestasi.
Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Disajikan kembali oleh @ Koz - Mengatur Dana - Mar 2008
Tuesday, March 25, 2008
Yang Terlewat dari Perjalanan di Kaltim

Pada saat musim Durian seperti saat ini, di daerah sepanjang Tepian Sungai Mahakam yang ada di Tenggarong akan banyak di jumpai buah Durian asli Melak...,kalo di Jakarta Durian Parung kalo di Mall Durian Montong...!! tapi rasanya sama ajah Rasa Durian yang ngebedain cuma Harganya ajah kali yak....( berhubung yang nulis ini gak suka Durian, jadi gak pernah tahu kayak apa rasanya Durian ! hueehehehh...)Ini namanya mah Pasar Durian....!
Lihat gayanya Mpok Novee ma Bunda Ofa..,jangan kebanyakan nyicip !! lihat tuh si mamangnya dah pegang pisau ??? ( jadi beli gak negh ?? )







